Jumat, 27 April 2012

RESUME KELOMPOK 6


Pengertian Uang
          Uang adalah suatu benda yang secara umum diterima sebagai alat pembayaran.
Jenis-Jenis Uang
Uang yang beredar dalam masyarakat dapat di bedakan jadi 2, yaitu uang kartal dan uang giral.
Motif Memegang Uang
Menurut John Maynard Keynes dalam teorinya Liquidity Preference, dikemukakan ada 3 alasan orang menyimpan kekayaan dalam bentuk uang, yaitu motif melakukan transaksi, motif berjaga-jaga, dan motif brspekulasi.
Bank
bank itu sendiri adalah suatu badan usaha yang mempunyai wewenang  untuk mengumpulkan dana dari masyarakat untuk digunakan kembali untuk  masyarakat yang memerlukan dalam betuk kredit atau peminjaman uang.
Jenis-Jenis Bank yang ada di Indonesia yaitu Bank sentral,Bank Umum,dan Bank Pengkreditan Rakyat.
Bank sentral adalah bank yang didirikan berdasarkan UU no.13 tahun 1968 yang memiliki tugas untuk mengatur peredaran uang, mengatur perbankan, mengatur pengkreditan, menjaga stabilitas uang, mengajukan pencetakan/penambahan mata uang rupiah dan lain sebagainya.
Bank umum adalah lembaga keuangan yang menawarkan berbagai layanan produk dan jasa kepada masyarakat, seperti menghimpun dana secara langsung dari masyarakat dalam berbagai bentuk, memberi kredit pinjaman kepada masyarakat yang membutuhkan, jual beli valuta asing, menjual asuransi, jasa giro, jasa cek, dan lainnya.
Kebijaksanaan Moneter
        Kebijaksanaan moneter adalah kebijakan yang diambil pemerintah dalam mengatur uang yang beredar dalam masyarakat.
Kebijakan moneter dapat dibagi menjadi dua, yaitu:
1)    Kebijakan Moneter Ekspansif
Kebijakan moneter ekspansif adalah suatu kebijakan dalam menambah jumlah uang yang beredar.
     2)Kebijakan Moneter Kontraktif
         Kebijakan moneter kontraktif adalah suatu kebijakan dalam mengurangi    jumlah uang yang beredar
Kesimpulannya uang merupakan alat tukar untuk membeli suatu barang atau jasa . berarti kita harus memanfaatkannya .janganlah mencoret –coret uang kertas,karena uang adalah alat pembayaran yang sah untuk membeli kebutuhan pokok untuk masyarakat . Dan di indonesia ini banyak yang membuat uang palsu,dikarenakan mereka iseng atau mencari nafkah karena di PHK.jadi mereka tidak ada jalan lain untuk melakukan hal tersebut.

RESUME KELOMPOK 5




Pendapatan Nasional
Pendapatan Nasional adalah jumlah barang dan jasa yang telah diproduksi oleh suatu negara dalam jangka waktu tertentu.
Perekonomian tertutup sederhana adalah perekonomian yang melibatkan dua pelaku ekonomi,yaitu rumah tangga ekonomi dan perusahaan(swasta).
Pertumbuhan ekonomi adalah proses terjadinya kenaikan pendapatan suatu negara,dan pertumbuhan ekonomi merupakan gambaran kenaikan taraf hidup yang diukur dengan output rill  Per orang
Model Analisis dengan Variabel Investasi  Tabungan adalah pengeluaran yang akan digunakan untuk memproduksi barang dan jasa yang lebih banyak lagi,atau dengan kata lain adalah pengeluaran yang ditambahkan kepada komponen-komponen barang modal.
Pengertian konsumsi dalam ilmu ekonomi adalah menghabiskan nilai guna suatu barang / jasa dalam suatu periode tertentu.
Konsumsi dibagi menjadi 2,yaitu konsumsi jangka panjang dan jangka pendek.
Pengertian Tabungan adalah bagian dari pendapatan yang tidak dikonsumsikan yang disimpan dan akan digunakan untuk kebutuhan yang akan datang.
Pengertian Investasi adalah penanaman modal pada suatu perusahaan untuk membeli barang,jasa dan perlengkapan produksi sehingga menambah kemampuan memproduksi barang/jasa yang ada dalam perekonomian .
Jenis-jenis Investasi :
-Investasi jangka panjang
-Investasi jangka pendek
Angka Pengganda atau multiplier adalah hubungan kausal antara variabel tertentu dengan variabel pendapatan nasional.
Inflasi  adalah peristiwa dimana naiknya tingkat harga yang terus menerus,tetapi kenaikan itu hanya bersifat sementara.
Jenis-jenis Inflasi :
-Inflasi Tarikan Permintaan (Demand-Pull Inflation)
-Inflasi Desakan Biaya(Cost-Push Inflation)
-Inflasi karena pengaruh Impor(Imported Inflation)
Kesimpulannya,inflasi sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia ini,dan menurut kelompok 5,antara inflasi dengan pengangguran ternyata ada hubungan yang erat ,dalam arti jika inflasi tinggi,maka pengangguran akan rendah.

Kamis, 19 April 2012

RESUME KELOMPOK 4

" STRUKTUR PASAR "
       Struktur pasar adalah penggolongan produsen kepada beberapa bentuk pasar.
~ JENIS - JENIS STRUKTUR PASAR
   1. Pasar persaingan sempurna
       Pasar yang menjual barang2 yang sejenis/serupa/mirip.
       contohnya : dalam satu pasar hanya menjual beras saja,atau elektronik saja
       Pasar ini adalah pasar umum,jadi mudah untuk masuk atau keluar dari pasar.
   2. Pasar persaingan tidak sempurna
       - Pasar Monopoli
          Hanya ada satu penjual/produsen yang berhadapan dengan banyak pembeli atau konsumen.
          contohnya :
          PT.PLN persero
       - Pasar Oligopoli
          Dimana terdapat beberapa penjual / [rodusen yang menguasai seluruh permintaan pasar.
          contoh produk oligopoli : semen,dan air mineral
       - Pasar Duopoli
          Suatu pasar dimana penawaran suatu jenis barang dikuasai oleh dua perusahaan.
          contohnya : Penawaran minyak pelumas dikuasai oleh Pertamina dan Caltex.
       - Pasar Monopolistik
          salah satu bentuk pasar dimana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi    
          memiliki perbedaan dalam beberapa aspek.
          contohnya : shampo ,pasta gigi,sabun mandi,dll.
       - Pasar Monopsomi
          Bentuk pasar ini merupakan bentuk pasar yang dilihat dari segi permintaan atau pembelinya.
          contohnya yang ada di Indonesia seperti PT.Kereta Api Indonesia yang merupakan satu-satunya 
          pembeli alat-alat kereta api.
RESUME KELOMPOK 3

" PERILAKU PRODUSEN "
         Perilaku itu sendiri adalah tingkah laku ,sedangkan Produsen itu sendiri adalah orang atau badan perusahaan yang berperan dalam menaikkan nilai guna  suatu barang atau jasa sehingga dapat menghasilkan barang konsumsi untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
         Sedangkan produksi adalah suatu kegiatan mengubah suatu bahan baku atau sumber daya alam menjadi suatu barang yang dapat berguna bagi konsumen sehingga menaikkan nilai jual dan guna barang tersebut,atau sumber daya manusia yang dapat menjadi suatu jasa yang dapat berguna bagi konsumen sehingga menghasilkan nilai jual dan guna jasa tersebut.Ternyata produksi dan manufaktur sangat berkaitan,karena mereka sama2 mengubah suatu bahan baku menjadi suatu barang yang dapat berguna bagi konsumen.

Contoh perilaku produsen :
1. Produsen mencari keuntungan dengan menghasilkan barang atau jasa sebanyak-banyaknya dengan modal yang seminimum mungkin.
2. Produsen memberikan diskon kepada pembeli atau konsumen yang membeli barang dalam jumlah yang banyak yang telah ditentukan produsen itu sendiri.
3. Produsen mematok biaya produksi berdasarkan faktor input produksi tersebut,sehingga ketika harga salah satu faktor input naik,maka harga jual hasil produksi pun akan ikut naik.
4. Selain produsen menghasilkan barang atau jasa sesuai kebutuhan konsumen,produsen juga menghasilkan barang atau jasa sesuai trend atu sesuatu yang sedan banyak diminati oleh masyarakat.
5.Produsen juga mengadaptasi isu global atau keadaan sosial yang sedang terkenal saat itu untuk memasarkan barang atau jasa yang mereka jual.
6. Produsen juga memberikan diskon besar-besaran untuk barang yang sudah lama disimpan digudang atau biasa disebut cuci gudang.
          Intinya seorang produsen akan mencari keuntungan yang melimpah dengan modal yang sekecil-kecilnya.


Minggu, 01 April 2012

KELOMPOK 2 PERILAKU KONSUMEN

Perilaku konsumen adalah tingkah laku konsumen dalam memilih, mencari,menilai ,dan membeli suatu produk atau barang ,serta mengevaluasi produk,barang atau jasa demi memenuhi atau memuaskan keinginan konsumen itu sendiri.


Tiga faktor dasar yang mempengaruhi pilihan konsumen :

- Konsumen Individu
   Pilihan merek dipengaruhi oleh :
   1. Kebutuhan Konsumen
   2. Persepsi atas karakteristik merek,dan
   3. Sikap ke arah pilihan
-  Pengaruh Lingkungan
Lingkungan pembelian konsumen ditunjukkan oleh :
    1. Budaya
    2. Kelas sosial
    3  Grup tatap muka
    4. Faktor menentukan yang situasional
- Marketing Strategy
    merupakan variabel dimana pemasar mengendalikan usahanya dalam memberitahu dan mempengaruhi konsumen.

Pendekatan Perilaku Konsumen :
- Pendekatan Kardinal (Cardinal Approach)
   Menurut pendekatan ini,daya guna dapat di ukur dengan satuan uang atau utilitas,dan tinggi rendahnya nilai atau daya guna tergantung pada subjek yang menilai.
- Pendekatan Ordinal
   Dalam pendekatan ini daya guna suatu barang tidak perlu diukur,cukup untuk diketahui dan konsumen mampu membuat urutan tinggi rendahnya daya guna yang diperoleh dari mengkonsumsi sekelompok barang.

Elastisitas Permintaan dan penawaran

Digunakan untuk mengukur sampai dimana besarnya respon atau kepekaan variabel terikat jika terjadi perubahan pada variabel bebas tertentu.

Kamis, 29 Maret 2012

RESUME KELOMPOK 1

KELOMPOK 1

Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran

1. PERMINTAAN
1.1 Pengertian Permintaan
Permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang diminta oleh konsumen untuk memenuhi  kebutuhannya.
1.2 Hukum Permintaan
Hukum permintaan adalah makin tinggi harga suatu barang, makin sedikit jumlah barang yang diminta dan sebaliknya makin rendah harga suatu barang makin banyak jumlah barang yang diminta. 
1.3 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Permintaan
Permintaan seseorang atau suatu masyarakat akan suatu barang ditentukan oleh banyak faktor. Diantara faktor-faktor tersebut yang terpenting adalah :
1. Harga barang itu sendiri
Sesuai dengan hukum permintan itu sendiri “semakin turun nilai harga barang, maka akan semakin banyak jumlah barang yang diminta dan sebaliknya semakin tinggi nilai harga barang, makan semakin dikit pula jumlah barang yang diminta”. Jadi harga barang itu sendiri juga sangat berpengaruh terhadap permintaan.
2. Harga barang-barang lain yang bersifat substitutif terhadap barang tersebut
Konsumen akan cenderung mencari barang atau jasa yang harganya relatif lebih murah untuk dijadikan alternatif penggunaan. Contohnya: bila seseorang yang sedang pergi dinas ke jogyakarta membutuhkan transportasi untuk sampai ke kota tujuan dan sudah biasa menggunakan pesawat terbang. Tetapi harga tiket pesawat Jakarta-Jogyakarta harganya sedang melonjak sedangkan harga tiket kereta api lebih murah, maka konsumen cenderung akan memilih kereta api sebagai alat transportasi untuk menghemat biaya. Dan kereta api termasuk kedalam barang substitusi (pengganti)
3. Pendapatan rumah-tangga atau pendapatan masyarakat
Orang yang punya gaji dan tunjangan yang besar maka dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya sehingga tidak terlalu banyak pengeluarannya.
4. Selera dan prilaku seseorang atau masyarakat
Selera konsumen terhadap barang dan jasa dapat memengaruhi jumlah barang yang diminta. Jika selera konsumen terhadap barang tertentu meningkat maka permintaan terhadap barang tersebut akan meningkat pula. contohnya, sekarang ini banyak orang yang mencari Ponsel Blackberry yang sedang trend sekarang ini, karena selera konsumen akan barang tersebut tinggi maka permintaan akan barang tersebut akan meningkat.
5. Jumlah penduduk.
Pertambahan penduduk akan memengaruhi jumlah barang yang diminta. Jika jumlah penduduk dalam suatu wilayah bertambah banyak, maka barang yang diminta akan meningkat.
  • ·         Kurva permintaan adalah suatu kurva yang menggambarkan sifat hubungan antara harga suatu barang dan jumlah barang tersebut yang diminta oleh para pembeli. Kurva permintaan dibuat berdasarkan data riil di masyarakat tentang jumlah permintaan suatu barang pada berbagai tingkat harga, yang disajikan dalam bentuk table.
  • ·         Fungsi permintaan ( demand function) adalah persamaan yang menunjukkan hubungan antara jumlah permintaan suatu barang dan semua faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Jika biasanya konsumen membeli harga yang murah,maka permintaan akan naik,konsumen akan membeli barang itu banyak,bahkan lebih.dikarenakan ia mungkin bisa membeli kebutuhan lain yang ingin di beli.dan jika harga barang itu tiba-tiba naik,konsumen yang biasanya membeli barang itu banyak dan murah,mereka hanya membeli seperlunya,permintaan konsumen menjadi lebih sedikit.

2.3 PENAWARAN
2.3.1 Pengertian Penawaran
Penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang ditawarkan produsen ke konsumen untuk memenuhi kebutuhan konsumen dalam suatu pasar.
2.3.2 Hukum Penawaran
Hukum penawaran adalah makin tinggi harga suatu barang, makin banyak jumlah barang yang ditawarkan oleh para penjual dan sebaliknya makin rendah harga suatu barang, makin sedikit jumlah barang yang ditawarkan.
2.3.3 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penawaran
1. Harga barang itu sendiri
Sesuai dengan hukum penawaran itu sendiri “semakin tinggi nilai harga barang, maka akan semakin banyak jumlah barang yang bersedia ditawarkan dan sebaliknya semakin rendah nilai harga barang, makan semakin dikit pula jumlah barang yang ditawarkan Jadi harga barang itu sendiri juga sangat berpengaruh terhadap penawaran.
2. Harga barang-barang lain (barang-barang substitusi)
Permintaan barang akan berkurang jika ada harga barang pesaing yang lebih murah, jadi penawaran pun harus dikurangi supaya bisa menutupi kekurangan dalam permintaan suatu barang.
3. Biaya produksi
Jika biaya pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. Dengan adanya teknologi canggih bisa menyebabkan pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.
4. Tujuan-tujuan perusahaan
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.
5. Pajak
Tinggi nya pajak akan mempengaruhi kestabilan harga suatu barang, jadi jika pajak tinggi maka barang pun otomatis harganya akan lebih tinggi dan permintaan konsumen akan berkurang.
6. Tingkat teknologi yang digunakan
Adanya kemajuan teknologi akan menyebabkan pengurangan terhadap biaya produksi dan produsen dapat menawarkan barang dalam jumlah yang lebih besar lagi.
7. Perkiraan harga barang di masa datang
Apabila kondisi pendapatan masyarakat meningkat, biaya produksi berkurang dan tingkat harga barang dan jasa naik, maka produsen akan menambah jumlah barang dan jasa yang ditawarkan. Tetapi bila pendapatan masyarakat tetap, biaya produksi mengalami peningkatan, harga barang dan jasa naik, maka produsen cenderung mengurangi jumlah barang dan jasa yang ditawarkan atau beralih pada usaha lain.
Fungsi penawaran adalah persamaan yang menunjukkan hubungan antara jumlah barang yang ditawarkan oleh penjual dan semua faktor yang mempengaruhinya.
·         Kurva penawaran adalah kurva yang menunjukkan hubungan berbagai jumlah barang dan jasa yang ditawarkan oleh produsen pada berbagai tingkat harga. 
      

Selasa, 27 Maret 2012

MAKALAH STRUKTUR PASAR


KATA PENGANTAR


Segala puji bagi Tuhan YME yang telah menolong kami dalam menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan. Tanpa pertolongan Dia mungkin kami  tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik.

Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas Bu Ira Phajar Lestari dan untuk memberikan pengetahuan . Makalah ini di susun oleh kami dengan berbagai rintangan. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Tuhan akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.

Makalah ini memuat tentang “Struktur Pasar” . Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. kami mohon untuk saran dan kritiknya. Terima kasih.

BAB 1
PENDAHULUAN


A. LATAR  BELAKANG
 Pasar merupakan tulang punggung perekonomian    
 masyarakat,baik masyarakat yang berada di kalangan kelas bawah ataupun masyarakat yang berada di kalangan kelas atas. Semua unsur yang berkaitan dengan hal ekonomi berada di pasar mulai dari unsur produksi,distribusi,ataupun unsur konsumsi.



B. PERUMUSAN  MASALAH
Masalah yang akan dibahas dalam makalah ini adalah mengenai struktur pasar,yang sebelumnya akan dijelaskan pengertian dari pasar,dan membahas tentang jenis - jenis struktur pasar. Kami juga akan menghubungkan dengan keadaan yang sekarang terjadi yang berkaitan dengan struktur pasar itu sendiri. Kita mengetahui bahwa pasar membawa pengaruh yang sangat besar sekali bagi perubahan zaman ini. Seiring dengan bergulirnya waktu dan perubahan dunia pasar juga ikut berubah terbawa arus perubahan dunia yang semakin maju. Hal ini dapat kita lihat dengan perkembangan teknologi yang sudah sangat maju sekali.

BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Pasar
Pasar  adalah suatu tempat atau proses terjadinya interaksi antara penjual dan pembeli yang didalamnya terjadi penawaran dan pembelian dengan tujuan terjadinya harga kesetimbangan antara penjual dan pembeli itu. Jadi setiap proses yang mempertemukan antara pembeli dan penjual, maka akan membentuk harga yang disepakati antara pembeli dan penjual.Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melihat pasar dalam bentuk fisik seperti pasar barang (barang konsumsi). Secara sederhana pasar dapat dikelompokkan menjadi:

a. Menurut segi fisiknya, pasar dapat dibedakan menjadi beberapa macam, di antaranya:
1) pasar tradisional
2) pasar raya
3) pasar abstrak
4) pasar konkrit
5) toko swalayan
6) toko serba ada


b. Sedangkan berdasarkan jenis barang yang dijual, pasar dibedakan menjadi beberapa  macam di antaranya:
1) pasar ikan
2) pasar sayuran
3) pasar buah-buahan
4) pasar barang elektronik
5) pasar barang perhiasan
6) pasar bahan bangunan
7) bursa efek dan saham.

B.      Pengertian Struktur Pasar
Struktur pasar adalah penggolongan produsen kepada beberapa bentuk pasar berdasarkan pada ciri-ciri seperti jenis produk yang dihasilkan, banyaknya perusahaan dalam industri, mudah tidaknya keluar atau masuk ke dalam industri dan peranan iklan dalam kegiatan industri.

C.  Jenis-jenis Struktur Pasar
1. Pasar Persaingan Sempurna
Jenis pasar persaingan sempurna terjadi ketika jumlah produsen sangat banyak sekali dengan memproduksi produk yang sejenis dan mirip dengan jumlah konsumen yang banyak. Contoh produknya adalah seperti beras, gandum, batubara, kentang, dan lain-lain.
Sifat-sifat pasar persaingan sempurna :

- Jumlah penjual dan pembeli banyak

- Barang yang dijual sejenis, serupa dan mirip satu sama lain
- Penjual bersifat pengambil harga (price taker)
- Harga ditentukan mekanisme pasar permintaan dan penawaran (demand and supply)
- Posisi tawar konsumen kuat
- Sulit memperoleh keuntungan di atas rata-rata
- Sensitif terhadap perubahan harga
- Mudah untuk masuk dan keluar dari pasar
2. Karakteristik Pasar Persaingan Sempurna
Beberapa karakteristik agar sebuah pasar dapat dikatakan persaingan sempurna:

a.Semua perusahaan memproduksi barang yang homogen (homogeneous product)

b.Produsen dan konsumen memiliki pengetahuan / informasi sempurna (perfect knowledge)
c.Output sebuah perusahaan relative kecil dibanding output pasar (small relatively output)
d.Perusahaan menerima harga yang ditentukan pasar (price taker)
e.Semua perusahaan bebas masuk dan keluar pasar (free entry and exit)
Ciri-ciri pokok dari pasar persaingan sempurna adalah:
a. Jumlah perusahaan dalam pasar sangat banyak.
b. Produk/barang yang diperdagangkan serba sama (homogen).
c. Konsumen memahami sepenuhnya keadaan pasar.
d. Tidak ada hambatan untuk keluar/masuk bagi setiap penjual.
e. Pemerintah tidak campur tangan dalam proses pembentukan harga.
f. Penjual atau produsen hanya berperan sebagai price taker(pengambil harga).
 Kekuatan dan Kelemahan Pasar Persaingan Sempurna
a. Kekuatan

1. Harga jual barang dan jasa adalah yang termurah

2. Jumlah output paling banyak sehingga rasio output per penduduk maksima(kemakmuran maksimal).
3. Masyarakat merasa nyaman dalam mengkonsumsi (produk yang homogen) dan tidak takut ditipu dalam kualitas dan harga.

b. Kelemahan

1. Kelemahan Dalam Hal Konsumsi

2. Kelemahan Dalam Pengembangan Teknologi
3. Konflik Efisiensi – Keadilan

Jenis-jenis pasar persaingan tidak sempurna
3.1. Pasar Monopoli
Pasar monopoli adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran di mana hanya ada satu penjual/produsen yang berhadapan dengan banyak pembeli atau konsumen.
Ciri-ciri dari pasar monopoli adalah:
1) hanya ada satu produsen yang menguasai penawaran;
2) tidak ada barang substitusi/pengganti yang mirip (close     substitute);
3) produsen memiliki kekuatan menentukan harga; dan
4) tidak ada pengusaha lain yang bisa memasuki pasar tersebut karena ada hambatan berupa keunggulan perusahaan.

Ada beberapa penyebab terjadinya pasar monopoli, di antara penyebabnya adalah sebagai berikut:
1) Ditetapkannya Undang-undang (Monopoli Undang-undang). Atas pertimbangan pemerintah, maka pemerintah dapat memberikan hak pada suatu perusahaan seperti PT. Pos dan Giro, PT. PLN.
2) Hasil pembinaan mutu dan spesifikasi yang tidak dimiliki oleh perusahaan lain, sehingga lama kelamaan timbul kepercayaan masyarakat untuk selalu menggunakan produk tersebut.
3) Hasil cipta atau karya seseorang yang diberikan kepada suatu perusahaan untuk diproduksi, yang kita kenal dengan istilah hak paten atau hak cipta.
4) Sumber daya alam. Perbedaan sumber daya alam menyebabkan suatu produk hanya dikuasai oleh satu daerah tertentu seperti timah dari pulau Bangka.
5) Modal yang besar, berarti mendukung suatu perusahaan untuk lebih mengembangkan dan penguasaan terhadap suatu bidang usaha.

Contoh pasar monopoli
Perusahaan Listrik Negera  PT. PLN persero. Perusahaan ini adalah satu-satunya perusahaan yang menyuplai kebutuhan listrik di indonesia.  Selain itu ada PJKA yang memonopoli jasa kereta api di negeri kita ini.

3.2. Pasar Oligopoli
Pasar oligopoli adalah suatu bentuk interaksi permintaan dan penawaran, di mana terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai seluruh permintaan pasar.
Ciri-ciri dari pasar oligopoli adalah:
1) Terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai pasar.
2) Barang yang diperjual-belikan dapat homogen dan dapat pula berbeda corak (differentiated product), seperti air minuman aqua.
3) Terdapat hambatan masuk yang cukup kuat bagi perusahaan di luar pasar untuk masuk ke dalam pasar.
4) Satu di antaranya para oligopolis merupakan price leader yaitu penjual yang memiliki/pangsa pasar yang terbesar. Penjual ini memiliki kekuatan yang besar untuk menetapkan harga dan para penjual lainnya harus mengikuti harga tersebut. Contoh dari produk oligopoli: semen, air mineral.

Jenis-jenis pasar Oligopoli
Berdasarkan produk yang diperdagangkan, pasar oligopoli dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu :

1. Pasar oligopoli murni (pure oligopoly)

Ini merupakan praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan merupakan barang yang bersifat identik, misalnya praktek oligopoli pada produk air mineral dalam kemasan atau semen.

2. Pasar oligopoli dengan pembedaan (differentiated oligopoly)

Pasar ini merupakan suatu bentuk praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan dapat dibedakan, misalnya pasar sepeda motor di Indonesia yang dikuasai oleh beberapa merek terkenal seperti Honda, Yamaha dan Suzuki
Produk-produk air mineral dalam kemasan merupakan salah satu contoh bentuk praktek pasar oligopoli murni, sebab produk yang ditawarkan merupakan barang yang bersifat identik.

3.3. Pasar Duopoli
Duopoli adalah suatu pasar di mana penawaran suatu jenis barang dikuasai oleh dua perusahaan.
Contoh: Penawaran minyak pelumas dikuasai oleh Pertamina dan Caltex.

3.4. Pasar  Monopolistik
Pasar Monopolistik adalah salah satu bentuk pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek. 

Penjual pada pasar monopolistik tidak terbatas, namun setiap produk yang dihasilkan pasti memiliki karakter tersendiri yang membedakannya dengan produk lainnya.

Contohnya adalah : shampoo, pasta gigi, dll. Meskipun fungsi semua shampoo sama yakni untuk membersihkan rambut, tetapi setiap produk yang dihasilkan produsen yang berbeda memiliki ciri khusus, misalnya perbedaan aroma, perbedaan warna, kemasan, dan lain-lain.


Ciri-ciri dari pasar monopolistik adalah:
1. Terdapat banyak produsen atau penjual. Meskipun demikian, pasar ini tidak memiliki produsen atau penjual sebanyak pasar persaingan sempurna dan tidak ada satu pun produsen yang mempunyai skala produksi yang lebih besar dari produsen lainnya.



2. Adanya Diferensiasi Produk. Pasar ini menawarkan produk yang cenderung sama, namun memiliki perbedaan-perbedaan khusus dengan produk lainnya, misalnya dari cara pengemasan, pelayanan yang diberikan dan cara pembayaran.

3. Produsen Dapat mempengaruhi harga. Berbeda dengan Pasar Persaingan Sempurna, dimana harga terbentuk berdasarkan mekanisme pasar, maka pasar monopolistik dapat mempengaruhi harga meskipun tidak sebesar pasar oligopoli dan monopoli.

4. Produsen dapat keluar masuk pasar. Hal ini dipengaruhi oleh laba ekonomis, saat produsen hanya sedikit di pasar maka laba ekonomisnya cukup tinggi. Ketika produsen semakin banyak dan laba ekonomis semakin kecil, maka pasar menjadi tidak menarik dan produsen dapat meninggalkan pasar.

5. Promosi penjualan harus aktif. Pada pasar ini harga bukan merupakan pendongkrak jumlah konsumen, melainkan kemampuan perusahaan menciptakan citra baik dimata konsumen, sehingga dapat menimbulkan fanatisme terhadap produk. Karenanya, iklan dan promosi memiliki peran penting dalam merebut dan mempertahankan konsumen.

Pasar Monopolistik memiliki kebaikan sebagai berikut :
1. Banyaknya produsen di pasar memberikan keuntungan bagi konsumen untuk dapat memilih produk yang terbaik baginya.
      2. Kebebasan keluar masuk bagi produsen, mendorong produsen  untuk selalu melakukan inovasi dalam menghasilkan produknya.
3. Diferensiasi produk mendorong konsumen untuk selektif dalam menentukan produk yang akan dibelinya, dan dapat membuat konsumen loyal terhadap produk yang dipilihnya.

4. Pasar ini relatif mudah dijumpai oleh konsumen, karena sebagian besar kebutuhan sehari-hari tersedia dalam pasar monopolistik.

Kelemahan Pasar Monopolistik sebagai berikut :

1. Pasar monopolistik memiliki tingkat persaingan yang tinggi, baik dari segi harga, kualitas maupun pelayanan. Sehingga produsen yang tidak memiliki modal dan pengalaman yang cukup akan cepat keluar dari pasar.


2. Dibutuhkan modal yang cukup besar untuk masuk ke dalam pasar monopolistik, karena pemain pasar di dalamnya memiliki skala ekonomis yang cukup tinggi.

3. Pasar ini mendorong produsen untuk selalu berinovasi, sehingga akan meningkatkan biaya produksi yang akan berimbas pada harga produk yang harus dibayar oleh konsumen

3.5. Pasar Monopsoni
Bentuk pasar ini merupakan bentuk pasar yang dilihat dari segi permintaan atau pembelinya. Dalam hal ini pembeli memiliki kekuatan dalam menentukan harga. Dalam pengertian ini, pasar monopsoni adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran di mana permintaannya atau pembeli hanya satu perusahaan.
Contoh yang ada di Indonesia seperti PT. Kereta Api Indonesia yang merupakan satu-satunya pembeli alat-alat kereta api.

D.Studi  kasus
            Rencana kenaikan harga BBM  pada 1 April mendatang terus mendatangkan ketakutan bagi rakyat Indonesia. Belum usai demo dan protes yang terus bergulir atas rencana tersebut, isu-isu atas kenaikan berbagai harga terus bermuculan. Selama rencana kenaikan BBM ini terus bergulir maka selama itu pula rakyat Indonesia akan menghadapi berbagai kejutan ekonomi akibat dampak yang tidak dapat dielakkan lagi. Efek dari rencana kenaikan harga BBM ini menyebar ke seluruh sektor kehidupan dan berdampak sistemik.  Kenaikan harga BBM tersebut juga mempengaruhi struktur pasar terutama terhadap harga barang yang di perjual belikan, serta sektor ekonomi mikro yang kebanyakan adalah rakyat kecil yang akan paling merasakan dampak kenaikan ini. Jika transportasi utama para petani, produsen, dan pedagang ini naik, maka opsi yang akan mereka lakukan adalah menekan biaya produksi atau menaikkan harga jual barang dagangan mereka.  Namun, jika dengan menekan biaya produksi rasanya hampir sulit, bahkan tidak mungkin dilakukan. Mengingat kondisi ekonomi petani, produsen rumahan, dan pedagang kecil yang jauh dari ketercukupan. Dengan Menekan biaya produksi artinya menekan pula jumlah komoditi yang akan mereka jual.

Dengan demikian, hal tersebut juga akan mengurangi penerimaan mereka. Akhirnya, opsi menaikkan harga jual tidak lagi dapat ditolak. Secara prioritas dampak kenaikan BBM sangat mempengaruhi semua struktur pasar yang ada.

BAB III
PENUTUP

A.     Kesimpulan
Pasar adalah adalah suatu tempat atau proses terjadinya interaksi antara penjual dan pembeli yang didalamnya terjadi penawaran dan pembelian dengan tujuan terjadinya harga kesetimbangan antara penjual dan pembeli itu. Struktur pasar itu sendiri di bagi menjadi dua yaitu pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna.

Pasar persaingan sempurna adalah merupakan pasar yang memiliki produsen yang banyak dan memiliki barang dagangan yang hampir sama atau identik serta tidak dapat menentukan harga dan promosi tidak penting. Sedangkan pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar yang juga memiliki banyak produsen tetapi barang dagangannya berbeda karena memiliki karakter sendiri serta dapat menentukan harga dan promosi sangat penting untuk menunjang keberhasilan pemasaran.